Ariyanti Prihatmi
Ariyanti kecil lahir pada tanggal 26 Mei 1975 di Magelang. Ia lahir dari pasangan suami istri bernama Sugiyanto dan Mundjayanah. Sang ayah berprofesi sebagai tentara, sementara ibunya berprofesi sebagai PNS. Ariyanti merupakan anak ke-dua dari lima bersaudara.
Ariyanti kecil dahulu tinggal di Perum Mujen karena ayahnya yang dulu berprofesi sebagai tentara. Ia dan saudaranya selalu berangkat sekolah dengan jalan kaki atau jika senggang sang ibu akan mengantarkannya mereka menggunakan vespa kesayangan keluarga. Karena orag tuanya saibuk bekerja, ia dan saudaranya membantu pekerjaan rumah setelah pulang sekolah. Mereka membagi pekerjaan yang harus dikerjakan masing-masing dengan adil. Mereka melakukan itu sampai menginjak remaja. Ariyanti kecil yang dahulu bersekolah di SD N Sumberejo, melanjutkan ke SMP Jenderal A.Yani dan berlanjut ke SMAN 1 Tidar Magelang.
Ariyanti remaja yang dulu sering sakit, mencari kegiatan untuk membuatnya sehat. Ia diam-diam berlatih taekwondo setiap sore tanpa sepengetahuan orang tuanya. Ariyanti yang selalu giat dalam berlatih Taekwondo berangsur-angsur kesehatannya mulai membaik. Orang tua Ariyanti yang curiga pun, akhirnya tahu bahwa sang putri berlatih Taekwondo selama ini dan membuatnya bugar dan jarang sakit, malah mendukung kegiatan sang putri. Ia yang mendapat dukungan dari orang tuanya berlatih dengan giat dan selalu mengikuti lomba Taekwondo. Ariyanti yang sudah menjadi atlet Taekwondo, mulai melatih anak-anak yang lain untuk belajar Taekwondo di lapangan setiap sore.
Ariyanti remaja sudah menamatkan sekolahnya di SMAN 1 Tidar Magelang mulai melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu di Akademi Maritim Yogyakarta (AMY). Ia yang bersekolah di Akademi Maritim selalu menaiki kapal dan bertemu dengan orang dari belahan dunia. Hal itu pun yang membuat ia fasih berbahasa inggris yang menjadi keahliannya.
Ariyanti dewasa yang sedang berada di Yogyakarta bertemu dengan Budi Nugroho dan menjalin hubungan, dan berlanjut ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Dari pernikahan itu, ia dikaruniai dua orang putri cantik yang bernama Sepna Ardianingtyas dan Azhar Attiqah Alliyah.
Setelah 12 tahu pernikahannya, ia berpisah dengan sang suami dan kembali ke Magelang yang sebelumnya ia tingga bersama suaminya di Karanganyar. Ia tinggal di Magelang bersama kedua orang tuanya dan anak-anaknya. Ia berkerja di Gardena Swalayan Magelang di bagian keamanan sampai sekarang.

Terima kasih. Lakukan pengetikan rata kanan kiri supaya lebih anggun.
BalasHapus